Share

Cerita Billionaire muda dari Thailand

Dua jam!

Tapi dua jam yang bermakna!

Kat bawah ni (kalau masih boleh tonton) aku embed video kat youtube cerita 'The Billionaire - Top Secret' yang sangat best. Dah lama sebenarnya tak tengok filem2 dari youtube ni, ada pulak cerita yang best macam ni, layan je lah. Cerita yang diadaptasi dari kehidupan seorang Billionaire muda (dalam bhat) yang baru berumur 26 tahun (tahun 2011)

enjoyyy


Komen sikit

Entah aku sorang je ke atau korang pun perasan jugak, kat Malaysia ni memang takde cerita-cerita yang adaptasi dari cerita benar orang-orang yang berpengaruh macam ni. Pernah korang jumpa? Kalau jumpa bgtau kat bawah ok. Pelik jugak sebabnya kita bukannya takde pengarah yang berbakat nak bikin filem macam ni, ataupun kita bukannya tiada tokoh untuk dijadikan cerita, kat mana kurangnya aku pun tak tahu

Harap sangat ada cerita-cerita yang mengangkat tokoh2 di negara kita ni. tak gitu?

Jangan lupa Like dan Tweet ya =)

2 comments:

kueh bakar said...

erm..

best citer ni... sama la macam aku, struggle dan struggle tak tahu bila akan suksess. Most of the minutes, its about failures, last couple of seconds - suksess.

i will keep dreamin and suksess satu hari nanti.

tq for inspiring movie.

Bahagia Hati said...

Cipto Junaedy adalah kebenaran yang menyedihkan tentang tempat kerja: Hanya 30% dari karyawan secara aktif berkomitmen untuk melakukan pekerjaan yang baik. Menurut Cipto Junaedy 2014 Negara laporan Amerika Kerja, 50% karyawan hanya menempatkan waktu mereka dalam, sedangkan sisanya 20% tindakan keluar ketidakpuasan mereka dengan cara yang kontraproduktif, negatif mempengaruhi rekan kerja mereka, hari hilang pada pekerjaan, dan mengemudi pelanggan pergi melalui layanan yang buruk. Cipto Junaedy memperkirakan bahwa kelompok 20% saja biaya ekonomi AS sekitar setengah triliun dolar setiap tahun.

Apa alasan untuk pelepasan karyawan yang tersebar luas? Menurut Gallup, kepemimpinan yang buruk adalah penyebab utama.

Kebanyakan eksekutif-bukan hanya mereka di Amerika-mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar mereka adalah menutup jurang besar antara potensi dan bakat menyadari dan energi dari orang-orang yang dipimpinnya. Sebagai salah satu Cipto Junaedy mengatakan, "Cipto Junaedy memiliki tenaga kerja yang besar yang memiliki nafsu untuk melakukan pekerjaan dengan baik atas dan ke bawah jajaran. Jika kita bisa mengubah mereka-tap ke mereka melalui efektif kepemimpinan akan ada banyak sekali orang di luar sana melakukan banyak sekali baik.

 
©2009 Joe | by JOEGRIMJOW